Artikel ini saya buat sebenarnya untuk mengingatkan saya juga 5 tahun kedepan bagaimana cara ganti STNK 5 tahun atau ganti plat nomor motor, istilah di jawa barat disebut ganti daun.
Apa saja yang perlu kita siapkan? Saya tidak tahu juga apakah sebenarnya ada yang berubah atau belum aturannya.
- Tidak bisa diurus di samsat outletYang saya coba datangi waktu itu adalah SAMSAT outlet yang di dago plaza Bandung. Gak ada fasilitas penggantian STNK 5 tahun, hanya melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan. Dan kata petugasnya saya harus ke SAMSAT asal BPKB dikeluarkan. Karena pemilik kendaraan alamat di KTP jl junjunan, maka SAMSAT pusatnya adalah yang di jalan Padjajaran dekat Bandara Husen.
- Dokumen yang perlu dibawa
Nah kalau ini, lebih jelas lagi, karena terpampang di bagian pendaftaran yang harus dibawa
BPKB asli + copy
STNK asli + copy
KTP asli + copy
jangan lupa bawa pulpen sendiri ya, karena di beberapa SAMSAT tidak disediakan pulpen, kelebihannya lagi jika kalian bawa sendiri, kan gak perlu antri lama untuk ngisi data. Jika mau baik, ya bawa 2 pulpen, siapa tau ada yang mau pinjam dari kamu.
Supaya gak susah mencari tempat fotocopy di sekitar SAMSAT, maka fotocopy aja sehari sebelum dan di sekitar rumah Anda. - Tahapan yang ditempuh
Langkah pertama, kalau masuk ke SAMSAT nya ga usah cari lapak parkir, langsung cari tempat yang ada tulisannya cek fisik. Tanya juga ke petugasnya formulir cek fisik diambil dimana ya? nanti dikasi tau. Kalau di Padjajaran di lantai dua depan tangga banget. ambil formulir pendaftaran dan formulir cek fisik. Syarat untuk ambil formulir, cuma nunjukkin STNK, KTP dan BPKB asli. Bentuknya begini formulir pendaftaran sebelum saya isi, formulir cek fisik juga datanya sama, beda warna dan ada space diatasnya untuk bukti setelah cek fisik

Setelah dapat formulir, Saya liat beberapa orang tidak mengisi sama sekali langsung cek fisik, tapi Saya memilih untuk mengisi kedua form itu. Nah bedanya saat orang orang sibuk mengisi kedua formulir itu setelah cek fisik, Saya tinggal menyusun, dua formulir tsb, lalu STNK + copy, BPKB + copy dan KTP+copy masukkan ke petugas sebelah cek fisik, ehiya Saya lupa, lebih baik sediakan map warna bebas supaya tidak kececeran saja berkasnya.
Antri dulu, lalu nanti dibalikin lagi berkasnya dan sudah diberi tanda bahwa sudah cek fisik oleh petugas, lalu daftarkan lagi di pembayaran.
Waktu itu saya dipanggil, sekali kirain sudah saatnya bayar, ternyata sedang verifikasi bahwa motor yang saya bayar kali ini adalah motor kedua, jadi ada pajak progresifnya. Setelahnya duduk lagi menunggu antrean untuk bayar. Setelah bayar sudah deh, beres.







































