Wednesday, 31 October 2018

BERUSAHA KREATIF DENGAN METODE MENGAJAR JIGSAW


Metode JIGSAW

Nah kalau sekarang discussion technique nih yang akan kita simulasikan. Tekin diskusi jigsaw ini sudah terkenal sekali, saya sendiri sudah pernah terapkan saat mengajar di SMA Unggulan CT Foundation dulu.

Tidak banyak peralatan yang dibutuhkan. Langsung ke tahapan saja ya:
  • Seluruh siswa diberitahu akan ada lembar kerja (wrok sheet) yang berisi pertanyaan seputar bahan diskusi hari ini (jangan dibagikan terlebih dahulu, boleh dibacakan saja)
  • Kelas dibagi dalam beberapa kelompok dengan masing-masing anggota kolompok mendapatkan kertas yang berisi kata kunci yang akan dibahas pada diskusi nantinya. Kelompok ini kita sebut sebagai kelompok asal
  • Lalu guru memberi waktu siswa untuk berpikir dalam diam, mengenai kata kunci yang didapatkan oleh masing-masing siswa
  • Guru meminta, seluruh siswa yang mendapatkan kata kunci yang sama untuk berkumpul (ini kita sebut sebagai kelompok ahli, ahli dalam binatang nocturnal dan diurnal misalnya)
  • Kelompok ahli berkumpul untuk saling diskusi apa yang mereka tau mengenai kata kunci tersebut, yang nantinya akan disampaikan kepada kelompok asalnya.
  • Setelah terlihat semua kelompok ahli selesai, maka persilahkan setiap siswa kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan keahliannya.
  • Masing-masing siswa mengerjakan work sheet dimana atasnya dituliskan nama dan kelompok, guru menjelaskan poinnya akan dikumpulkan masing-masing kelompok, kelompok siapa yang akan mendapatkan nilai tertinggi.
  • Guru meluruskan hasil diskusi (jika sudah dicek hasil jawaban siswa, boleh ditekankan penjelasan pada soal yang dijawab salah, jika belum, maka guru meluruskan semua kata kunci)




BERUSAHA KREATIF PERMAINAN MENARIK WEREWOLF GAMES


WEREWOLF GAMES
Permainan ini lebih menekankan kepada bermain peran, kemampuan beracting dan berdebat. Dan sebaiknya dimainkan di kelas besar.

Langkah permainan :
Guru menyediakan beberapa kartu yang nantinya akan diacak dan diberikan kepada masing-masing siswa.
  • Kartu werewolf : peran antagonis yang dapat memakan warga villager
  •  Kartu sheer : peramal yang bisa menerawang siapa werewolf
  • Kartu villager biasa : sasaran bagi werewolf jika tidak dilindungi oleh guardian
  • Kartu guardian : melindungi villager dari werewolf, boleh juga melindungi diri sendiri

Karena simulasi gurunya hanya ada 5, maka hanya kartu tersebut diatas yang dimainkan, sebenarnya masih banyak lagi, dan penjelasannya juga lebih banyak. Ide ini bukan dari guru SD Bimasena kok, mencari di internet, ini hanya sebagai pemancing ide untuk kalian guru bermutu, siapa tau kalian bisa modifikasi dengan lebih epic dan menarik.

Langkah pelaksanaannya:
  • Seluruh siswa dibagi kartu peran, lalu membuka dan menyimpan kartu.
  • Guru meminta seluruh peserta untuk menutup mata
  • Guru simulasi “malam hari telah tiba, di  sebuah desa, desas desusnya telah dimasuki oleh dua werewolf yang berbahaya”. “Silahkan werewolf bangun” (buka mata), kedua werewolf membuka mata, “tunjuk siapa villager yang akan kalian makan besok malam”, werewolf menunjuk. Jika yang ditunjuk adalah villager yang tidak terlindungi guardian, maka villager yang akan mati (keluar dari permainan) saat malam tiba.  Tapi jika yang ditunjuk terlindungi guardian maka werewolf yang akan mati.     

 
“sheer silahkan bangun, menurut penerawanganmu, siapakah werewolf diantara semua peserta?” sheer menunjuk orang dan guru memberi clue dari orang yang ditunjuk oleh sheer (dengan membentuk huruf W untuk werewolf atau V untuk villager.

“guardian silahkan bangun, lindungi satu villager yang menurutmu butuh perlindungan”  guardian menunjuk salah satu orang (boleh juga melindungi diri sendiri).

“matahari mulai terbit, pagi pun datang, seluruh warga bangun dari tidurnya (semua membuka mata). Sidang dibuka, seluruh warga berkumpul, warga resah dengan kedatangan 2 werewolf didesa mereka, dan mereka berdebat untuk menggantung siapa sore nanti” . seluruh peserta game voting untuk menentukan siapa yang akan digantung sore ini (siapapun yang digantung, baik itu villager maupun werewolf akan mati). Saat debat begini werewolf boleh berargumen membela diri, bahwa dia bukan werewolf dengan kemampuan debat dan acting, agar seluruh warga percaya bukan dia werewolf nya.
Tetapi jika warga tidak mufakat saat menentukan siapa yang akan digantung, maka hari ini tidak aka nada eksekusi gantung.
4

  • “malam hari tiba kembali, salah satu villager mati diterkam oleh werewolf” (tergantung kondisi permainan, apakah villager yang ditunjuk werewolf tadi terlindungi guardian atau tidak). Proses permainan lanjut hingga tersisa pemenang yang masih hidup diakhir waktu.

  • Selesai. Kalian bisa memodifikasi dengan cerita rakyat mungkin yang lebih kontekstual, atau memang mau menceritakan legenda daerah. Sah sah saja.

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR BEBENTENGAN


    BEBENTENGAN

    Ini juga bisa digunakan sebagai teknik review, dan peralatan yang digunakan sangat sederhana, hanya menggunakan bola karet.

    Tahapan penerapannya adalah sebagai berikut:
    • Bagi kelas menjadi dua kelompok besar,
    • Kelompok suit gunting batu kertas untuk menentukan siapa yang akan menjadi penjaga, dan siapa yang akan menjadi penjawab,
    • Kelompok penjawab berada di dalam kotak benteng untuk mendengar sekaligus menjawab pertanyaan dari guru, setiap pertanyaan yang dijawab benar siswa akan mendapatkan satu poin,
    • Setiap kelompok penjaga tugasnya adalah membisukan kelompok penjawab dengan menggunakan bola karet. Jika bola karet menyentuh, bagian tangan atau kaki kelompok penjawab, maka kelompok penjawab harus duduk diluar kotak benteng dan tidak boleh menjawab lagi.
    •  Jika semua anggota kelompok penjawab sudah dikenai bola karet maka kelompoknya bergantian menjadi kelompok penjaga.

    Sedikit lebih mirip dengan dodge ball, tetapi akan lebih asik jika kotak bentengnya luas, dan anggota kelompoknya banyak.

    Yang ada di video simulasi masih kacau karena 
    1) karakter gurunya memang kocak, 
    2) anggotanya sedikit, kalau dimainkan serius pasti tidak aka nada yang dapat poin, 
    3) rewardnya tidak disediakan (hahaha)

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR COLLECTING ENEMY'S TREASURE


    COLLECTING enemy’s treasure


    Ini sebenarnya berasal dari ide saya sendiri, tetapi mungkin modifikasi dari teknik yang pernah saya gunakan sebelumnya ya. Teknik ini saya gunakan sebagai teknik review.

    Perlengkapan yang dibutuhkan adalah :

    • Potongan kertas hijau, kuning dan merah sesuai dengan jumlah kelompok masing-masing.
    • Potongan sedotan transparan yang panjangnya sama dengan kertas
    •  Spidol/ pensil (untuk menulis soal di kertas)
    • Ranting kayu kecil untuk mengeluarkan

    Langsung saja ke tahapan pembelajarannya saja ya:
    • Bagi kelas ke dalam kelompok besar, kali ini saya bagi menjadi dua kelompok, (sebenarnya enak di ruangan terbuka dan jadi 3 atau 4 kelompok.
    • Masing-masing kelompok mendapatkan potongan kertas hijau, kertas kuning, dan kertas merah yang sama jumlahnya.
    • Masing-masing siswa menuliskan soal level 1 (mudah) di kertas warna hijau (kali ini contohnya soal penjumlahan atau pengurangan). Lalu kertas digulung, dimasukkan ke dalam sedotan, sedotan dikumpulkan di ketua kelompok.
    • Kemudian kertas kuning juga dituliskan soal level 2 oleh siswa (kali ini saya contohkan perkalian). Dan kertas merah dengan soal level 3 (misalkan hitung campuran perkalian pembagian). Masukkan kedalam sedotan juga, lalu dikumpulkan untuk menjadi treasure kelompok masing-masing.
    • Seluruh kelompok diajak keluar ruangan, dan diberikan lahan yang sama luas oleh gurunya (out door)
    • Sebelum dimulai guru menjelaskan rule permainan dan nilai yang didapat dalam permainan:

    -          Jika harta merah (kertas merah dalam sedotan)tidak sempat disembunyikan (masih ada ditangan kelompok = tidak ada di lahan), maka poin akan berkurang 5, jika harta kuning 3, dan harta hijau 1.
    -          Kelompok yang berhasil mendapatkan harta dan menjawab dengan benar, maka akan mendapat tambahan poin 5 untuk harta merah, 3 untuk kuning, dan 1 untuk hijau.


    • Dalam waktu 1 menit guru mempersilahkan masing masing kelompok untuk menyimpan harta (treasure) mereka di lahan masing-masing.
    • Setiap kelompok kembali dikumpulkan, dan kemudian diberi waktu 3 menit untuk collecting enemy’s treasure.
    •  Lalu masing masing diberi waktu untuk menjawab soal di harta yang sudah dikumpulkan.
    •  Saatnya penghitungan poin.

    Banyak modifikasi yang bisa kalian lakukan para guru bermutu. Jangan lupa share juga teknik pengajaran yang kalian miliki di koment ya, supaya memperkaya ide kita.

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR TOUCH AND GO


    TOUCH AND GO


    Sebelumnya kalau memang ada teknik yang bernama TOUCH AND GO, saya memohon maaf, tidak ada maksud plagiat, dan lain sebagainya.
    Teknik ini sebaiknya dipraktekkan sebagai permainan terlebih dahulu, agar lebih paham siswanya. Kemudian jika siswa sudah mulai paham, maka dapat dijadikan reviews techniques.

    Langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut:
    • Guru menempelkan guntingan kertas kecil bergambarkan bintang, dari satu ujung ruangan kelas sampai ujung sisi lainnya, jumlahnya sekitar 30 tempel
    • Siswa dibagi menjadi dua kelompok besar
    • Misinya adalah menyentuh seluruh tempelan dari ujung satu hingga ujung lain, hanya saja jika berpapasan ditengah, harus ada satu orang yang gugur, dan pemilihan gugur ini ditentukan oleh suit, siapa yang kalah harus kembali ke kelompok, dan digantikan oleh anggota yang lain. Agak ribet pemahamannya memang, sebentar saya ilustrasikan dengan gambar ya

    Tahap awal:



    • Kelompok merah dan biru mengirimkan 1 perwakilan kelompok untuk menyentuh bintang di dinding.

    • Ketika anggota kelompok biru dan merah bertemu, maka suit gunting batu kertas, untuk menentukan siapa yang gugur (kali ini dimodifikasi siapa yang lebih dulu menjawab soal). Yang gagal akan gugur (misal kelompok biru yang kalah = gugur), maka b2 yang akan meneruskan misi kelompok biru, tapi dimulai dari awal.

    • Jika bertemu lagi, dilanjutkan tahapan yang sama, sampai menemukan siapa pemenang (yang menyentuh bintang diujung)


    Dapat juga dimodifikasi gambar bintang dengan symbol angka, atau symbol huruf (misalkan sedang membahas symbol angka atau symbol huruf) atau urutan planet (jika sedang membahas planet).
    Semoga bisa menambah wawasan dan inspirasi kalian ya para guru bermutu.

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR DRESS UP


    DRESS UP

    Dari judulnya juga berpakaian ya, jadi akan berkaitan dengan berpakaian. Teknik ini biasa digunakan sebagai teknik review.

    Misinya adalah siswa mengenakan seragam lengkap berupa celana, baju, topi, dasi, dan alas kaki (boleh sandal)

    Perlengkapan yang dibutuhkan adalah :
    •  Perlengkapan seperti celana, baju, topi, dasi, dan sandal. Akan lebih enjoy jika perlengkapan dibuat dari bahan yang tidak biasa seperti keresek, Koran bekas, dan lain sebagainya agar lebih lucu. Sejumlah kelompok yang akan direncakan dikelas, missal 5 kelompok, maka 5 set dress yang harus disiapkan guru.
    • White board dan spidol

    Langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut:
    •  Siswa dibagi menjadi berkelompok, diusahakan dalam satu kelas hanya terdiri dari maksimal 5 kelompok, karena semakin banyak kelompoknya akan semakin tidak detail perhatian gurunya.
    • Setiap kelompok menentukan siapa yang akan menjadi ketua kelompoknya
    • Ketua kelompok berdiri di depan masing masing kelompoknya
    • Ketua kelompok memegang spidol untuk menjadi siswa pertama yang akan menjawab pertanyaan guru.
    • Guru menyebutkan soal (diusahakan soal yang jawabannya tidak eksak, boleh menanyakan salah satu dari contoh, dsb), dalam waktu tertentu siswa menjawab dengan menulis di papan tulis.
    • Saat waktu habis, guru mengecek jawaban siswa, jika benar, maka ketua kelompoknya boleh menggunakan celana (property yang sudah disiapkan), jika jawaban kelompok belum benar, belum boleh memakai celana property
    •  Jika sudah menjawab, siswa kembali ke barisan kelompoknya dan menjadi antrian terakhir.
    • Setiap siswa yang menjawab benar, ketua kelompoknya boleh memakai salah satu property yang sudah disiapkan, tetapi jika salah, maka ketua kelompok harus mencopot salah satu dari property yang sudah dipakainya.
    • Pemenangnya adalah kelompok yang ketuanya memakai pakaian lengkap berupa celana, baju, dasi, topi dan sandal


    Sekian dan terima kasih

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR CATTERPILAR RUN


    CATTERPILAR RUN

    Dari namanya jelas ini akan berkaitan dengan ulat ya, tapi bukan ulat beneran yang akan dibawa ke dalam kelas, tetapi siswa akan memperagakan gerakan ulat. Teknik ini lebih dianjurkan untuk kelas besar, Karen aka nada mengikat kaki dengan simpul dan jika kelas kecil, dikhawatirkan banyakan jatuhnya daripada enjoy nya.

    Perlengkapan yang harus disiapkan dalam teknik ini adalah:
    1.       Kain lembut yang digunakan untuk mengikat kaki
    2.       Matras kelas
    3.       Wadah soal
    4.       Soal tertulis

    Dan langkah penerapannya adalah sebagai berikut :
    1.       Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dimana dalam satu kelompok maksimal terdiri dari 4 siswa, tujuannya adalah supaya semua siswa mendapat giliran untuk menjawab pertanyaan.
    2.       Sebelah kaki siswa pertama diikat dengan sebelah kaki siswa kedua, dst, yang akhirnya akan seprti barisan orang yang bergandengan tanga, hanya saja ini lebih terlihat seperti bergandengan kaki.
    3.       Guru menyediakan matras puzzle untuk tempat berinjak, siswa hanya boleh menginjak matras dan tidak boleh menginjak lantai.


    4.       Siswa mulai berjalan seperti ulat, karena harus berhati-hati dengan kakinya menyatu dengan siswa lainnya, dan tidak boleh menginjak lantai, untuk meraih soal yang ada di wadah soal.
    5.       Setelah sampai di depan dan anak mengambil soal, mereka menjawab secara bergiliran, jika soalnya membutuhkan jawaban verbal dan banyak, tetapi jika jawaban tunggal, maka siswa boleh berdiskusi dulu dengan kelompoknya. Jika jawaban benar, maka kelompok akan mendapatkan satu poin.
    6.       Wadah soal memang disediakan didua sisi, agar setelah sampai didepan siswa mengambil satu soal dan menjawabnya dengan benar, siswa akan berjalan kembali ke posisi belakang dan mengambil soal lagi. Begitu seterusnya, siswa mengumpulkan poin. Kelompok yang menang adalah kelompok yang memiliki poin terbanyak. Siswa akan lebih bersemangat jika pemenang mendapatkan reward sesuatu, dapat berupa benda ataupun punishment kepada yang kalah, misalkan seluruh anggota kelompok yang menang boleh digendong dari pintu kelas sampai dengan  gerbang sekolah, dan lain sebagainya.

    Semoga menyenangkan!!

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR WORD WEB


    WORD WEB

    Metode ini biasa digunakan untuk teknik review, juga dapat digunakan sebagai teknik diskusi, bergantung dari pertanyaan yang akan diajukan. Untuk teknik seperti ini lebih disarankan pertanyaan membutuhkan jawaban yang jamak, bukan jawaban tunggal.

    Langsung saja yang harus disiapkan guru hanyalah spidol, white board, dan juga pertanyaan
    Langkah penerapannya adalah sebagai berikut (kali ini diterapkan untuk review materi IPA kelas 1 SD) :
    • Guru membagi siswa menjadi dua kelompok besar, jika white board dikelas ada banyak, maka kelompok bisa dibagi sejumlah white board dikelas.
    • Anak berbaris sesuai dengan kelompoknya
    • Anak yang didepan akan memegang spidol dan bersiap untuk menulis sesuatu.
    • Guru menyebutkan perintah: ciri benda
    •  Siswa pertama harus menuliskan kata yang disebutkan guru, kemudian melingkarinya
    • Siswa kedua menulis jawaban dari perintah tersebut tepat dibawah lingkarannya , missal : bentuk, warna, rasa (satu siswa dapat menuliskan berapapun yang ia mampu, pembatasnya hanya waktu, jadi guru yang akan menentukan kapan siswa akan berhenti menuliskan dan mengumpulkan spidolnya
    • Setiap jawaban benar akan mendapatkan poin, dan yang menang adalah kelompok yang mendapatkan poin lebih banyak.

    Sekali lagi saya sampaikan bahwa teknik teknik ini sebenarnya sudah pernah ada sebelumnya, hanya namanya saja yang berbeda, atau bahkan ada sedikit perbedaan. Teknik ini diaplikasikan dikelas agar tidak bosan siswanya dengan teknik yang itu itu saja.

    BERUSAHA KREATIF DENGAN ICE BREAKING (DAN UNDIAN) SUIT SAMSON


    Suit samson


    Suit samson ini saya kurang tahu detail berasal dari mana, karena jujur saya juga tahunya dari verbal teman. Tidak bermaksud plagiat karena memang bukan saya yang menciptakan suit ini.
    Dalam suit samson ini ada 3 tokoh yang akan diperankan:
    • Samson : samson diperankan dengan gaya Gagah, seperti menunjukkan otot bicep lengan. Samson ini sangat kuat sehingga dapat mengalahkan harimau sekalipun. Namun samson akan kalah dengan bujukan dari wanita cantik bernama Delilah
    • Delilah : Delilah diperankan dengan gaya centil, seperti berdandan setiap saat, membenarkan rambut, dan sebagainya. Delillah ini sangat cantik sehingga dapat mengalahkan, membujuk Samson untuk melakukan apa saja. Namun pastinya Delilah akan kalah dengan harimau
    • Harimau : Harimau diperankan dengan gaya mengeram sambil menunjukkan cakarnya. Harimau jelaslah akan menang melawan wanita cantik, tetapi harimau akan kalah dengan samson.

    Nah, biasanya suit samson ini digunakan untuk suit yang bersifat kelompok. Suit ini juga tidak membutuhkan berbagai teaching aids, hanya instruksi saja.
    Langkah penerapan suit:
    •  Dua kelompok bersiap dan diberi waktu untuk diskusi kelompok, mereka akan memerankan siapa, gaya harus sejelas dan selucu mungkin.
    • 2 kelompok siap berhadap hadapan.
    • Dalam hitungan “satu” semua anggota kelompok berbalik badan (jadi saling membelakangi)
    • Hitungan “dua” semua siswa bersiap-siap
    •  Hitungan “tiga” semua siswa berbalik dan memerankan gaya yang sudah disepakati dengan kelompoknya.

    Kalau baru sekali suit ini diterapkan di kelas, masih belum seru. Jika sudah berulang kali siswa akan cepat aksinya dan akan ada improvisasi gaya yang lucu-lucu. Selamat mencoba

    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR JAVA CHESS


    Kalau di daerah kami disebut catur jawa. Sedikit penjelasan mengenai catur jawa yang saya tahu:
    • Biasa dimainkan oleh dua anak
    • Satu anak memiliki tiga pion, masing masing pion di posisikan seperti gambar ini





    • Dimainkan secara bergiliran, satu gerakan (move) setiap gilirannya. Gerakan harus sesuai dengan garis yang sudah dibuat.
    • Tidak diperbolehkan dalam satu titik adaa 2 pion.
    •  Pemenangnya adalah tiga pion yang mendapatkan posisi garis lurus dalam papan caturnya (bukan posisi awal)

    Nah karena cinta tanah air dan melestarikan yang ada, saya berniat menggunakan catur jawa ini sebagai review technique dalam pembelajaran. Materi yang cocok digunakan dalam teknik ini adalah materi yang membutuhkan satu jawaban yang tidak tertulis, tetapi jawaban verbal, cocok juga digunakan untuk membahas soal UAS, UKK, US ataupun UN yang sifatnya pilihan berganda.
    Yang harus disiapkan guru (teaching aids) dalam menggunakan teknik ini adalah:
    •  Jika kelas hanya terdiri dari 6 siswa :

    a.       Kapur tulis (permainan akan dilakukan dilapangan yang akan digambar menggunakan kapur, atau dapat diganti dengan genteng atau lapangan dibatasi menggunakan lakban)
    b.      Botol bekas (enaknya sih botol bekas minuman yang berbahan kaca, seperti UC100 *bukan iklan ya. Karena lebih kokoh, dan lubang mulut botolnya kecil)
    c.       Pertanyaan review yang digulung seperti untuk arisan
    d.      White board dan spidol (untuk memastikan bahwa jawaban yng dijawab siswa benar.
    •  Jika kelas berjumlah banyak :
    a.       Magnet 2 warna, masing-masing berjumlah 3 sebagai pionnya.
    b.      White board dan spidol (menggambar papan catur didepan kelas)
    c.       Botol bekas (enaknya sih botol bekas minuman yang berbahan kaca, seperti UC100 *bukan iklan ya. Karena lebih kokoh, dan lubang mulut botolnya kecil)
    d.      Pertanyaan review yang digulung seperti untuk arisan

    Untuk penggunaan teknik ini dalam kelas yang siswanya hanya berjumlah 6 (selanjutnya kita sebut kelas kecil) hanya dirubah pion dan papan caturnya. Jika kelas kecil yang jadi pionnya adalah siswanya dan papan caturnya digambar dilantai, sedangkan untuk kelas berjumlah banyak pionnya adalah magnet dan papan caturnya digambar di white board depan kelas. Maka kali ini yang akan saya jelaskan hanya yang untuk kelas besar (berjumlah banyak)

    Langkah-langkah pembelajaran dengan teknik ini adalah sebagai berikut:
    • Bagi kelas dalam 2 kelompok
    • Minta siswa berbaris sesuai dengan kelompoknya
    • Ketua kelompok beradu suit, kelompok yang menang diperbolehkan untuk mengambil botol lebih dulu, dan mengambil salah satu pertanyaan dari botol. Misalkan kelompok merah yang menang, maka anggota yang paling depan boleh mengambil satu pertanyaan dari botol
    • Guru memastikan jawaban siswa (tidak dibantu teman kelompoknya) benar. Jika benar maka siswa tersebut boleh memindahkan pion satu gerakan (saat memindahkan pion boleh didiskusikan dengan teman sekelompoknya). Jika siswa tidak berhasil menjawab, berarti kelompok tersebut belum boleh menggerakan pionnya.
    • Jika sudah sampai menjelang menang, biasanya ada kelompok yang dengan sengaja menjawab salah, supaya pionnya tidak bergerak. Guru dapat mensiasati perubahan aturan dengan:

    a)      Yang dapat menjawab boleh memilih bergerak atau tidak, yang tidak berhasil menjawab harus bergerak
    b)      Hilangkan perintah pertanyaan, artinya tinggal bermain taktik, semua harus bergerak sesuai giliran.

    • Pemenang bolehlah diberi reward berupa apa gitu.

    Kelebihan dari teknik ini adalah, 
    • lebih menyenangkan daripada pertanyaan-pertanyaan konvensional,
    • mengenalkan permainan-permainan tradisional jaman dulu.


    BERUSAHA KREATIF DENGAN TEKNIK MENGAJAR MAGIC STICK


    Magic Stick

    Teknik ini dapat digunakan sebagai review technique, dan dapat pula digunakan sebagai disscusion technique, ada juga yang menggunakannya sebagai cara untuk refleksi.
    A.   Saat teknik ini digunakan untuk review, maka perintah/ pertanyaan yang digunakan adalah pertanyaan mengenai sesuatu yang pernah diajarkan dikelas, misal :
    ·         tulis suku kata “RA” (jika siswa sedang belajar suku kata)
    ·         tuliskan rukun iman yang kedua (jika siswa sedang belajar rukun iman)

    B.    Saat teknik ini digunakan untuk diskusi, maka pertanyaan yang digunakan biasanya berupa pendapat, dan satu pertanyaan untuk semua anggota kelompok, misal :
    ·         Tuliskan menurutmu apa saja keuntungan dari mematuhi peraturan

    Alat dan bahan (teaching aids) yang diperlukan :
    •  BOX untuk wadah stick, lebih lucu jika diatasnya ditutup dengan keresek hitam dan dilubangi tengahnya, agar siswa yang mengambil stick tidak bisa memilih dengan melihat
    • 2 spidol yang masih bagus sebagai magic stick, masing-masing kelompok hanya ada 1 magic stick.
    • 10 spidol bekas yang sudah tidak bisa digunakan lagi, sebagai


    Langkah langkah pembelajaran dengan Magic Stick :
    • Siswa dibagi menjadi 2 kelompok besar
    • Siswa A berlari ke belakang (membaca list pertanyaan) kemudian menuju magic box untuk mencari magic stick. Jika siswa berhasil mendapatkan magic stick maka siswa boleh menuliskan jawaban, lalu mengembalikan stick kedalam magic box , jika tidak berhasil maka siswa tersebut langsung mengembalikan stick kedalam magic box
    • Setelah menuju papan tulis, maka siswa menempati posisi paling belakang untuk menunggu giliran kembali.

    • Jawaban siswa boleh diberikan poin, nantinya akan dilihat kelompok mana yang paling banyak mendapatkan poin

    Kelebihan dari teknik magic stick :
    • Siswa bergerak, dan dilatih untuk berfikir cepat dan tepat
    • Semua pendapat siswa dapat disampaikan, jika teknik diskusi lain biasanya hanya beberapa pendapat siswa yang diambil


    BERUSAHA KREATIF TEKNIK MENGAJAR TAK TIK BOOM DUEER


    TAK TIK BOOM DER

    Asal mulanya sebenarnya ini adalah kuis tv yang hadiahnya berupa uang, tapi kita modifikasi ya untuk pembelajaran siswa dikelas.
    Misinya adalah untuk mengumpulkan kartu “TAK-TIK-BOOM” dan  DER adalah kartu yang harus dihindari, karena saat mendapatkan kartu DER seluruh kartu yang sudah didapatkan kelompok akan gugur dan dikembalikan.
    Perlengkapan yang dibutuhkan adalah :
    • 12 kartu yang belakangnya bertuliskan TAK atau TIK atau BOOM atau DER sementara depannya bertuliskan angka 1 sampai dengan 12
    •  Pertanyaan sebanyak sekitar 20 pertanyaan yang akan direview untuk siswa

    Langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut:
    •  Siswa dibagi menjadi 2 atau 3 kelompok besar (jumlah anggota kelompok disarankan sama)
    • Kelompok siswa berbaris menghadap white board yang sudah ada tempelan kartu angka 1 sampai 12
    • Barisan anggota kelompok pertama akan “hom pim pa” (jika 3 kelompok), dan suit (jika 2 kelompok)
    • Kelompok yang menang berhak menentukan mau menjawab pertanyaan atau melempar pertanyaan (karena pertanyaan review biasa kelompok siswa akan lebih memilih untuk menjawab pertanyaan)
    • Pertanyaan dijawab oleh satu anggota kelompok yang ditunjuk (yang melakukan hom pim pa atau suit)
    • Jika berhasil menjawab pertanyaan kelompok berhak memilih kartu nomor berapa yang ada di white board, dan melihat tulisan yang ada dibalik angka, bisa jadi TAK, TIK, BOM, atau DER, jika DER maka semua kartu yang sudah dikumpulkan kelompok tersebut dikembalikan ke white board, jika yang lain kartu tsb boleh disimpan kelompok
    • Berlanjut ke anggota kelompok selanjutnya, lakukan hal yang sama hingga ada kelompok pemenang (yang berhasil mengumpulkan kartu TAK-TIK-BOOM
    •  Kelompok siswa yang menang boleh mendapatkan reward tertentu.


    Ya demikian, agar ada variasi dari pengajaran kita dikelas sebagai guru yang masih mau belajar, ditunggu masukan dan ide lain dari kalian para pembaca ya, terutama terkait ide pengaran, tektik mengajar yang menyenangkan, contoh metode mengajar yang menyenangkan, agar siswa tidak bosan dikelas, trims.

    Tuesday, 16 October 2018

    BERUSAHA KREATIF DENGAN "TEN SECONDS MONOPOLY"


    “TEN SECONDS MONOPOLY”

    Jenis teknik                                          : review technique
    Alat dan bahan yang dibutuhkan         :
    -          Kotak monopoly (kardus bekas, 40 push pin, uang mainan, pion karakter)
    -          Dadu

    Cocok untuk digunakan pada kelas     : All class

    Materi yang cocok diterapkan              :
    -          Soal hitung campuran sederhana
    -          Soal isian singkat

    Cara penerapan                                  : (ada di lembar panduan permainan)


    berikut lembar panduannya:


    Panduan permainan
    “ten seconds monopoly”

    1.       Bagi pemain menjadi 4 kelompok
    2.       Masing-masing kelompok memilih karakter (sepaket dengan warnanya) dalam permainan
    3.       Masing-masing kelompok mendapatkan modal uang sebesar Rp. 120.000,- (uang mainan)
    4.     Para pemain gambreng untuk menentukan urutan dalam permainan (urutan permainan dibuat ke kanan = searah jarum jam)
    5.     Permainan dimulai di titik start, dengan si giliran pertama melempar dadu, dadu yang muncul menunjukkan langkah yang ditempuh oleh pemain,
    6.     Jika langkah pemain berhenti di soal, dalam 10 detik pemain harus menjawab pertanyaannya, jika berhasil menjawab dengan benar, maka tempat itu menjadi area milik pemain tersebut. Ditandai dengan push pin sesuai warna pemain.
    7.     Jika langkah pemain berhenti di soal yang sudah ditandai push pin, maka pemain tersebut harus membayar sebesar Rp. 10.000,- kepada pemilik area
    8.     Jika langkah pemain berhenti di kotak start, tidak terjadi apa apa
    9.   Jika langkah pemain berhenti di kotak penjara, maka pemain harus berhenti bermain selama satu giliran berikutnya
    10.  Jika langkah pemain berhenti di Festival, maka pemain berhak menaikkan biaya sewa area yang dipilihnya menjadi Rp. 20.000,-
    11. Jika langkah pemain berhentidi kotak terbang kemana saja, maka pemain berhak menempati kotak manapun di giliran berikutnya
    12.   Jika pemain kehabisan uang, maka pemain dinyatakan bangkrut dan keluar dari permainan
    13.   Pemenang adalah pemain yang sudah membeli 10 area atau pemain dengan modal uang terbanyak saat waktu sudah berakhir.

    Festival

    2 x 9 =

    17 – 9 =
    9 x 8 =

    17 + 6 =

    Terbang kemanapun
    23 + 8 =


    5 + 17 =

    5 x 8 =

    14 – 9 =

    7 x 5 =

    6 x 5 =

    23 – 5 =

    13 + 9 =

    penjara

    11 – 9 =

    18 + 8 =
    7 x 8 =
    12 – 9 =
    Start
      
    berikut penampakan teaching aidsnya