Magic Stick
Teknik ini dapat digunakan sebagai review
technique, dan dapat pula digunakan sebagai disscusion technique, ada juga yang
menggunakannya sebagai cara untuk refleksi.
A. Saat teknik ini digunakan untuk
review, maka perintah/ pertanyaan yang digunakan adalah pertanyaan mengenai
sesuatu yang pernah diajarkan dikelas, misal :
·
tulis suku kata “RA” (jika siswa
sedang belajar suku kata)
·
tuliskan rukun iman yang kedua
(jika siswa sedang belajar rukun iman)
B. Saat teknik ini digunakan untuk
diskusi, maka pertanyaan yang digunakan biasanya berupa pendapat, dan satu
pertanyaan untuk semua anggota kelompok, misal :
·
Tuliskan menurutmu apa saja
keuntungan dari mematuhi peraturan
Alat dan bahan (teaching aids) yang diperlukan
:
- BOX untuk wadah stick, lebih lucu jika diatasnya ditutup dengan keresek hitam dan dilubangi tengahnya, agar siswa yang mengambil stick tidak bisa memilih dengan melihat
- 2 spidol yang masih bagus sebagai magic stick, masing-masing kelompok hanya ada 1 magic stick.
- 10 spidol bekas yang sudah tidak bisa digunakan lagi, sebagai
Langkah langkah pembelajaran dengan Magic
Stick :
- Siswa dibagi menjadi 2 kelompok besar
- Siswa A berlari ke belakang (membaca list pertanyaan) kemudian menuju magic box untuk mencari magic stick. Jika siswa berhasil mendapatkan magic stick maka siswa boleh menuliskan jawaban, lalu mengembalikan stick kedalam magic box , jika tidak berhasil maka siswa tersebut langsung mengembalikan stick kedalam magic box
- Setelah menuju papan tulis, maka siswa menempati posisi paling belakang untuk menunggu giliran kembali.
- Jawaban siswa boleh diberikan poin, nantinya akan dilihat kelompok mana yang paling banyak mendapatkan poin
Kelebihan dari teknik
magic stick :
- Siswa bergerak, dan dilatih untuk berfikir cepat dan tepat
- Semua pendapat siswa dapat disampaikan, jika teknik diskusi lain biasanya hanya beberapa pendapat siswa yang diambil

No comments:
Post a Comment